FACHRORI RESMIKAN PERUBAHAN STAI MENJADI IAI YASNI BUNGO
Di Posting Oleh : Admin, Tanggal : 29 Desember 2019 , Dilihat Sebanyak : 244 Kali

 

Minta Wisudawan dan Wisudawati Terus Tingkatkan Kompetensi

 

 

Bungo (Humas Pemprov Jambi) - Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum meresmikan perubahan status Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) menjadi Institut Agama Islam (IAI) Yasni Bungo. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur Jambi dan Bupati Bungo saat menghadiri Wisuda Sarjana Angatan XXI Institut Agama Islam Yasni Bungo Tahun Akademik 2019/2020, di Ballroom Semagi Hotel, Sabtu (28/12).

 

Fachrori minta seluruh (256 orang) wisudawan dan wisudawati untuk terus meningkatkan kompetensi, supaya bisa bersaing dalam merebut dan menciptakan pasar kerja, tidak hanya di level Kabupaten Bungo dan Provinsi Jambi, namun juga dalam persaingan nasional bahkan global. Untuk itu, Fachrori mengingatkan supaya wisudawan dan wisudwati tidak berpuas diri dengan wisuda ini, namun agar terus belajar, meningkatkan kompetensi diri.

 

Fachrori mengatakan, tantangan yang sedang dan yang akan dihadapi sangat berat dan membutuhkan sumber daya manusia yang handal dan professional, apalagi tahun 2016 telah diberlakukan Pasar Bebas Asia Tenggara (MEA). Pembentukan pasar tunggl tersebut nantinya akan memudahkan sesama negara ASEAN menjual barang dan jasa sehingga kompetisi akan semakin ketat.

 

“Tidak hanya itu, pesatnya perkembangan teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 sangat berpengaruh terhadap karakteristik pekerjaan yang ada saat ini, dimana keterampilan dan kompetensi menjadi hal pokok yang perlu diperhatikan. Di era Revolusi Industri 4.0, integrasi pemanfaatan teknologi serta internet yang begitu canggih dan massif juga sangat mempengaruhi adanya perubahan perilaku dunia usaha, dunia industri, dan perilaku masyarakat. Oleh karenanya, di era sekarang ini dibutuhkan tenaga kerja yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam literasi digital, literasi teknologi, dan literasi sosial,” jelas Fachrori.

 

“Teruslah tingkatkan pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude) Saudara, sebagai bekal dalam menghadapi tantangan kedepan yang semakin berat,”tegas Fachrori.

 

Rektor Institut Agama Islam (IAI) Yasni Muara Bungo, Dr.Muhammad Solihin M.Pdi dalam sambutanya mengatakan, untuk mencapai perubahan status dari sekolah tinggi menjadi institut ini bukanlah perkara mudah, butuh perjuangan dan dukungan dari seluruh sektor.

 

”Alhamdulillah, hari ini IAI Yasni resmi di-launching oleh Gubernur Jambi dan Pak Bupati Bungo, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak kususnya pak As’ad Isma yang sangat mensupport perubahan status dari STAI menjadi IAI Yasni Muara Bungo,” ungkap Muhammad Solihin.

 

”Hari ini juga merupakan wisuda pertama untuk IAI Yasni, kita do’akan dan mari sama-sama kita berusaha semoga tiga tahun kedepan IAI Yasni berubah status menjadi Universitas Islam Muara Bungo,” tambah Muhammad Solihin.

 

 

Selain Gubernur Jambi dan Bupati Bungo H.Mashuri, hadir dalam kesempatan tersebut mantan bupati Bungo Drs.Zulfikar Achmad, Ketua Yayasan IAI Yasni Drs.Idham Kholid,ME, Kopertais Wilayah 10, para dosen dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bungo. (Adi Putra/edit: Mustar).

GPR WIDGET